Sambutan Kepala Sekolah
an imagePuji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan YME karena berkat rahmat dan hidayahnya sehingga diberi kemudahan untuk menyelesaikan pembuatan Website SMA Negeri 11 Medan. Hingga saat ....
Peta Sekolah
[wpgmza id="1"]

TATA KRAMA DAN TATA TERTIB
KEHIDUPAN SOSIAL SEKOLAH BAGI SISWA

PENDAHULUAN

Dalam perkembangan dan pertumbuhan siswa sejalan dengan pertambahan usianya, perlu diberi pengetahuan dan pemahaman nilai-nilai yang berlaku dalam lingkungan kehidupannya agar ia tidak dianggap asing dan dapat diterima dalam kelompoknya sehingga ia berhasil dalam mencapai apa-apa yang sedang diusahakannya.

Dengan demikian ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperolehnya disekolah tumbuh sejajar dengan kedewasaan moral dan rasa tanggung jawab yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk upaya tersebut diperlukan berbagai usaha dan salah satu diantaranya adalah dengan mengadakan Pedoman Peraturan tentang tata krama dan tata tertib kehidupan sosial sekolah bagi siswa di SMA NEGERI 11 MEDAN, yang bertujuan untuk:

  1. Tata krama dan tata tertib sekolah ini dimasudkan sebagai rambu-rambu dilingkungan sosial sekolah dalam rangka menciptakan iklim dan kultur sekolah yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran efektif dan efisien serta holistik.
  2. Tata krama dan tata tertib sekolah ini di buat berdasarkan nilai-nilai yang dianut sekolah dan masyarakat sekitar, yang meliputi : nilai ketakwaan, sopan santun dalam pergaulan, kedisiplinan dan ketertiban, kebersihan, kesehatan, kerapian, keamanan dan nilai-nilai yang mendukung kegiatan belajar yang efektif.
  3. setiap siswa wajib melaksanakan ketentuan yang tercantum dalam tata krama dan tata tertib ini secara konsekwen dan penuh kesadaran dan keikhlasan.

 

BAB I

KETENTUAN UMUM:

  1. Agar siswa dapat mengetahui mana yang boleh dan tidak boleh dilakukannya sebagai seorang siswa. baik di lingkungan sekolah maupun ditengah-tengah masyarakat umum.
  2. Agar dapat menjadi suatu instrumen dalam usaha pembinaan siswa sehingga berhasil sesuai dengan yang dicita-citakanya.
  3. Untuk pedoman dalam mengambil tindakan (rule of game) dalam melakukan kebijakan.

Selanjutnya untuk lebih efektif Pedoman  Peraturan  ini mencapai fungsi dan tujuannya, diharapkan          kerjasama yang erat baik antara sesama guru , orang tua/wali siswa serta pihak terkait lainnya.

Semoga Pedoman Peraturan ini benar-benar difungsikan guna keberhasilan anak didik sebagai generasi penerus bangsa, generasi yang berakhlak mulia

BAB II

KETENTUAN KHUSUS

Pasal 1

Pakaian sekolah

  1. Pakaian Seragam

Seluruh siswa wajib mengenakan pakaian seragam sekolah dilengkapi dengan badge/atribut sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh sekolah.( baju putih, celana/rok ——- sepatu hitam dan kaos kaki putih pada hari senin s/d kamis )

  1. Pakaian olah raga

Untuk pakaian olah raga/lainnya saat praktek lapangan siswa wajib memakai pakaian khusus yang telah ditetapkan sekolah.

  1. Pakaian Pramuka

Setiap siswa di sekolah wajib menggunakan pakaian seragam Pramuka dilengkapi dengan badge/atribut, kacu sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh sekolah. Pola hari jumat dan sabtu.

  1. Pakaian Batik

Setiap siswa di sekolah wajib menggunakan baju batik yang telah ditetapkan oleh sekolah dengan rok/celana pramuka. Pola hari jumat.

5.   Pakaian Praktek

Dikenakan pada saat pelaksanaan praktek saja di Laboraturium atau studi lapangan

Pasal 2

Rambut. Kuku, Tato, Make up

1.   Umum: siswa dilarang : Berkuku panjang, mengecat rambut dan kuku, serta bertato.

2.   Khusus siswa laki-laki: Tidak diperkenankan berambut panjang, bercukur gundul, rambut dicukur/dicat.memakai kalung, tindik, anting dan gelang.

3.   khusus siswa perempuan: tidak berhias (make up) berlebih-lebihan kecuali hannya cukup bedak tipis.

Pasal 3

Masuk dan Pulang Sekolah

1. Siswa wajib hadir di lingkungan sekolah sebelum bel berbunyi, bel masuk berbunyi pukul 07.00 WIB.

  1. Siswa terlambat datang kurang dari 5 menit  melapor kepada piket langsung masuk ke kelas.
  2. Siswa terlambat datang lebih dari 5 menit tidak diperkenankan masuk kelas pada pelajaran pertama diberi tugas tambahan oleh Petugas Piket dicatat pada buku piket di izinkan masuk les kedua dengan membawa Buku Penghubung yang telah ditanda tangani Petugas Piket.
  3. Selama pelajaran berlangsung  dan pada pergantian jam pelajaran, siswa dilarang berada diluar kelas kecuali mendapat izin dari guru atau melaksanakan praktek olahraga atau praktek lainnya.
  4. Pada waktu pelajaran berlangsung, bila hendak meninggalkan sekolah harus membawa Buku Penghubung izin dari guru kelas ditanda tangani Piket/ BP dan ditanda tangani orang tua, besoknya diserahkan kembali kepada guru piket.
  5. Pada waktu pulang siswa diwajibkan langsung pulang ke rumah, kecuali yang mengikuti extrakulikuler atau les tambahan / privat studi.
  6. Pada waktu pulang siswa dilarang duduk-duduk (nongkrong) di tepi jalan atau ditempat-tempat tertentu.
  7. Siswa pulang apabila bel tanda pelajaran selesai/habis berbunyi. Pada waktu berada diluar lingkungan sekolah dan pada saat waktu pulang, siswa dilarang meminta uang ( mengompas) siswa lain.

Pasal 4

Kebersihan,kedisiplinan dan ketertiban 

1. Setiap kelas dibentuk beberapa TIM PIKET KELAS yang secara bergiliran bertugas menjaga kebersihan dan ketertiban kelas.

2. Setiap tim piket yng bertugas hendaknya menyiapkan dan memelihara perlengkapan kelas yang terdiri dari: penghapus papan tulis dan penggaris papan tulis. taplak meja dan bunga. sapu ijuk, plengki plastik dan tempat sampah. lap tangan, alat pel dan ember pencuci tangan.

3. Tim piket kelas dibuat atau disusun wali kelas bersama ketua kelas.

4. Tim piket kelas mempunyai tugas

4.1.  membersihkan lantai, dinding kaca jendela (nako) serta merapikan meja, kursi dan meja guru sebelum jam pelajaran pertama dimulai

4.2.  mempersiapkan sarana dan prasarana pembelajaran, misalnya mengambil kapur tulis, membersihkan papan tulis dan lain-lain

4.3. melengkapi dan merapikan hiasan dinding kelas serta bagan steruktur organisasi kelas, jadwal piket, papan absensi dan hiasan lainnya.

4.4.  melengkapi meja guru taplak dan hiasan bunga

4.5.  menulis catatan dan absensi kelas

4.6.  melaporkan kepada guru piket/BP tentang tindakan-tindakan pelanggaran dikelas yang menyangkut kebersihan dan ketertiban kelas, misalnya: coret-coret, berbuat gaduh (ramai) atau merusak barang-barang.

5.  Setiap siswa berbudaya lingkungan menjaga kebersihan kamar kecil/toilet, halaman sekolah, taman sekolah dan lingkungan sekolah demi menjaga lingkungan yang ASRI ( Aman, Sejuk, Rindang dan Indah).

6.   Setiap siswa harus membuang sampah di tempat sampah yang ditentukan.

7.   Setiap siswa membiasakan budaya antri dalam mengikuti berbagai kegiatan sekolah yang berlangsung bersama-sama.

8.   Setiap siswa wajib menjaga ketenangan belajar baik dikelas, perpustakaan, laboraturium.

9.   Setiap siswa mentaati jadwal kegiatan sekolah, seperti penggunaan dan peminjaman buku di perpustakaan, penggunaan laboraturiumdan sumber belajar lainnya.

10. Setiap siswa menyelesaikan tugas yang di berikan sekolah sesuai ketentuan yang ditetapkan.

11. Sekretaris melaporkan / mengantar absensi kelas ke kantor WAKASEK Kesiswaan setiap hari dan merekapitulai mingguan dan bulanan ditanda tangani WALI KELAS.

Pasal 5

Sopan santun pergaulan 

Dalam pergaulan sehari-hari disekolah, setiap siswa hendaknya:

1.   Mengucapkan salam kepada kepala sekolah, guru, pegawai atau tamu sekolah serta antara sesama teman apabila baru bertemu pada pagi/siang hari.

2.   Saling menghormati antara sesama siswa, menghargai perbedaan dalam memilih teman belajar, teman bermain dan bergaul baik disekolah maupun diluar sekolah dan menghargai perbedaan agama dan latar belakang sosial budaya masing-masing.

3.   Menghormati ide, pikiran dan pendapat, hak cipta orang lain, dan hak milik teman dan warga sekolah

4.   Berani menyatakan dan menyampaikan yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah.

5.   Menyampaikam pendapat secara sopan tanpa  menyinggung perasaan orang lain.

6.   Berani mengakui kesalahan yang terlanjur telah dilakukan dan minta maaf apabila merasa melanggar hak orang lain atau berbuat salah kepada orang lain.

7.   Menggunakan bahasa (kata)yang sopan dan beradab yang membedakan siswa sekolahan dengan masyarakat awam ,menciptakan hubungan cerdas dengan orang yang lebih tua dan teman sejawat dan tidak menggunakan kata-kata kotor dan kasar, cacian dan porno.

Pasal 6

Upacara bendera dan Peringatan hari-hari besar 

1.   Upacara bendera setiap hari senin, setiap siswa wajib mengikuti upacara bendera dengan pakaian seragam yang telah ditentukan, memakai topi dan dasi.

2    Peringatan hari-hari besar

2.1. setiap siswa wajib mengikuti upacara hari-hari besar nasional seperti hari kemerdekaan,              pendidikan nasional dan lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

3.1  setiap siswa wajib mengikuti upacara peringatan hari-hari besar keagamaan seperti maulid nabi, isra’ mi’rat, Idul adha, natal, paskah, nyepi, galungan, waisak, sesuai dengan agama yang dianutnya.

Pasal 7

Kegiatan keagamaan 

1.   Bagi siswa muslim wajib membaca al-qur’an dengan baik dan benar.

2.   Setiap siswa muslim wajib melaksanakan sholat zhuhur di sekolah.

3.   Setiap siswa muslim wajib mengikuti pengajian yang diadakan oleh sekolah termasuk pesantren ramadhan pesantren kilat

4.   Bagi siswa non muslim kegiatan keagamaan diatur oleh sekolah dengan kesepakatan orang tua.

Pasal 8

Kegiatan ekstra kurikuler

1.   Setiap siswa wajib mengikuti ekstrakulikuler.

2.   Siswa memilih kegiatan ekstrakulikuler menurut hobi,bakat dan kemampuan masing-masing.

3.   adapun kegiatan ekstrakulikuler adalah

  1. PRAMUKA
  2. PASKIBRA / PASSDAN
  3. BKM / PA

d.   KIR/BSC

e.   EL-ENC

f.    OLAHRAGA

G. SENI

Pasal 9

Iuran Komite Sekolah

  1. Setiap siswa wajib membayar iyuran komite sekolah setiap bulannya paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.
  2. Besaran iyuran komite sekolah adalah sesuai dengan hasil kesepakatan rapat pleno komite sekolah.
  3. Apabila ada keterlambatan dalam pembayaran iyuran komite sekolah oranng tua/ wali berkewajiban untuk memberitahukan kepada pihak sekolah.
  4. Apabila ada siswa/ orang tua/ wali siswa yang tidak mampu membiayai anaknya sekolah di beri kesepakatan untuk mengikuti seleksi usulan mendaparkan bea siswa dari BKMM dan yang lainnya dengan memenuhi persyaratannya.

Pasal 10

Kegiatan Laboratorium

  1. Setiap wajib mengikuti kegiatan laboratorium ( Fisika, Biologi,  Kimia, Komputer, Bahasa ) yang diadakan oleh masing-masing guru yang bersangkutan.
  2. Setiap siswa wajib menjaga peralatan/ bahan laboratorium yang digunakan dengan sebaik-baiknya.
  3. Setiap siswa wajib melaporkan kepada guru yang mengasi kegiatan praktik laboratorium tersebut bila ada kerusakan/ pecah peralatan laboratorium sewaktu di pergunakan.

BAB III

LARANGAN, PELANGGARAN DAN SANKSI

A.  Sanksi berat dijatuhkan kepada siswa

Apabila bobot point pelanggaran PERATURAN  TATA TERTIB SEKOLAH telah dilakukan seorang  siswa:

1. 35-40  point, maka orang tua/wali siswa bersangkutan dipanggil pihak sekolah untuk diberi  peringatan,   dan siswa tersebut membuat surat perjanjian, diketahui orang tua/walinya, untuk   tidak mengulangi perbuatannya lagi.

2.   70-80 point, maka orang tua/wali siswa yang bersangkutan kembali dipanggil pihak sekolah untuk diberi peringatan terakhir, dan siswa tersebut membuat surat perjanjian yang diketahui  orang tua/wali untuk siap diberhentikan/dikeluarkan dari sekolah apabila pelanggaran PERATURAN dan TATA TERTIB sekolah masih dilakukan, hal ini dianggap siswa yang bersanggkutan tidak mampu menyesuaikan diri dengan PERATURAN dan TATA TERTIB sekolah.

3  Mencapai 100 point, maka yang bersangkutan dikeluarkan /diberhentikan langsung sebagai   siswa dan dikembalikan /diserahkan kepada orangtua/wali.

4. Seorang siswa yang melakukan pelanggaran berat, yang langsung mencapai 100 point maka siswa tersebut secara otomatis dikeluarkan/diberhentikan sebagai siswa dari sekolah tanpa terlebih dahulu ada surat perjanjian atau peringatan.

5.  Seorang siswa yang tidak hadir mengikuti pelajaran (baik izin maupun sakit) hinga mencapai 25% dari hari belajar yang semestinya dalam satu tahun (semester ganjil dan genap secara berturut-turut, maka siswa yang bersangkutan tidak berhak naik kelas sekalipun nilai hasil belajarnya pada buku rapot memenuhi syarat layak untuk naik kelas.

B.   PELANGGARAN SIKAP DAN PRILAKU SISWA

NO BENTUK PELANGGARAN BOBOT NILAI SANKSI PELANGGARAN
1 Tidak membawa buku sesuai jadwal pelajaran  2  Dicatat dan belajar pelajaran yang bersangkutan di perpustakaan
2 Menggagu ketenangan kegiatan belajar. 20  Dicatat dan dinasehati dan boleh mengikuti pelajaran .
3 Mengucapkan kata-kata kotor/ bertindak tidak seronoh kepada kawan . 4 Dicatat dan dinasehati guru
4 Mencoret dinding, meja, kursi, pagar sekolah atau membuang sampah sembarangan 10 Dicatat dan disuruh bersihkan coretan, sampah yang dibuat. 
5 Mengancam, mengintimidasi sesama siswa atau orang lain 10  Dicatat dan diharuskan damai dengan orang yang diancamnya. 
6 Membawa/mengisap rokok disekolah 35  Dicatat dan diberikan peringatan tertulisserta diketahui  Orang tua
7 Berkata/bertindak tidak sopan kepada guru/pegawai sekolah 40  Dicatat dan diberikan peringatan tertulis serta diketahui orang tua/wali
8 Berkata/bertindak tidak sopan kepada kepala sekolah 80 Dicatat dan diberikan peringatan tertulis serta diketahui orang tua/wali
9 Menghilangkan/merusak sarana/prasarana sekolah. 30 Dicatat dan diwajibkan mengganti barang  yang hilang, rusak tersebut.
10 Mengambil, menghilangkan, merusak barang milik orang lain. 40 Dicatat dan diwajibkan mengganti barang tersebut
11 Membawa alat-alat judi/berjudi di lingkungan/di luar sekolah 45 Dicatat dan diberikan peringatan tertulis serta diketahui orang tua/wali.
12 Memalsukan tanda tangan/ bukti penting 35 Dicatat dan diberikan peringatan tertulis yang diketahui orang tua
13  Membawa, memakai, menggunakan narkoba/miras serta zat aditif NAFZA dan lainnya. 100  Dikembalikan pada orang tua / alih kasus follow-Up Polisi 
14 Membawa / menggunakan vcd / klip porno, gambar porno dan bacaan porno yang dilarang 100  Dikembalikan pada orang tua / alih kasus follw-Up Polisi 
15 Mengajak/menyuruh orang lain melakukan perbuatan tindak kriminal 45  Dicatat dan diberikan peringatan tertulis serta diketahui orang tua/wali.
16 Tidak menyampaikan surat undangan/panggilan sekolah kepada orang tua/wali. 20  Dicatat dan diberikan peringatan tertulis serta diketahui orang tua/wali.
17 Menyelewengkan uang KOMITE SEKOLAH atau uang lainnya 35  Dicatat dan diberikan peringatan tertulis serta diketahui orang tua/wali
18 Tertangkap petugas razia penertiban siswa bolos karena tidak masuk sekolah. 40  Dicatat dan diberikan peringatan tertulis serta diketahui orang tua/wali.
19 Berkelahi dilingkungan /diluar sekolah.  40  Dicatat dan diberikan peringatan tertulis serta diketahui orang tua/wali.
20 Terlibat tawuran antar sekolah  60  Dicatat dan dipanggil sekolah serta peringatan tertulis.
21 Berprilaku cabul atau asusila 70  Dicatat dan dipanggil orang tua ke sekolah serta peringatan tertulis.
22 Terlibat tindakan kriminal didalam/diluar sekolah  70  Dicatat dan diberikan peringatan tertulis serta diketahui orang tua/wali.
23 Hamil/menghamili 100  Dikembalikan kepada orang tua yang bersangkutan.
24 Membawa senjata tajam / api dan lainnya yang dapat membahayakan orang laindan yang tidak ada hubungannya dengan kepentingan belajar 85  Dicatat dan barang yang membahayakan disita sekolah dan tidak dikembalikan sekalipun orang tua yang meminta kesekolah
25 Membawa/menggunakan radio panggil (HP) berkamera dengan muatan yang tidak layak untuk siswa 35  Dicatat dan barang disita sekolah dan dikembalikan kepada orang tua, diberi peringatan yang diketahui orang tua wali.
26  Lompat pagar sekolah  20 

 

Dicatat dan dipanggil sekolah serta peringatan tertulis, serta diketahui Orang tua/wali
27 Melawan Guru secara fisik 100 Dikembalikan kepada orang tua yang bersangkutan
28 Mencuri / mengambil hak orang lain

  1. didalam kelas

 

35  Barang dicuri dikembalikan utuhOrangtua dihadirkan kesekolah untuk membuat perjanjian dihadapan guru BP Siswa scorsing
  1. dilingkungan sekolah

 

       40  Barang yang dicuri dikembalikan utuhOrangtua dihadirkan kesekolah untuk membuat perjanjian dihadapan BP dan PKS III

Siswa discorsing 1 minggu dan diantar langsung setelah selesai masa scorsing

  1. diluar sekolah
50 Jika laporan sampai pada pihak sekolah dari pihak ke POLISIAN dan jatuh pidanaSiswa diberhentikan dari sekolah

 

 

 

 

 

 

C.  PELANGGARAN MENGENAI KERAJINAN

NO BENTUK PELANGGARAN BOBOT NILAI SANKSI PELANGGARAN
1 Datang kesekolah terlambat hingga:Kurang 5 menit 2 Melapor piket dan boleh masuk kelas
2 Lebih 5 menit Dicatat piket dan ditugaskan  BP/Piket
3 Lebih 45 menit 6 Dicatat dan dipanggil orang tua,
4 Tidak mengikuti pelajaran tanpa izin 10 Dicatat dan diberi peringatan lisan
5 Tidak mengerjakan tugas /pr  Dicatat dan diberi peringatan lisan
6 Tidak mengikuti kegiatanibadah/ekstrakulikuler. 10  Dicatat dan diberi peringatan lisan
7 Tidak hadir tanpa keterangan 1 hari  Dicatat dan diperingati secara tertulis
8 Meninggalkan kelas(pulang)tanpa izin 10  Dicatat dan diperingati secara tertulis 
9 Tidak mengikuti upacara/senam pagi.  10  Dicatat dan diperingati secara tertulis 
10 Tidak melaksanakan tugas sebagai piket kelas/kepanitiaan di sekolah. 10 Dicatat,diperingati secara tertulis dan diketahui orang tua

 

D.  PELANGGARAN MENGENAI KERAPIAN

NO BENTUK PELANGGARAN BOBOT NILAI SANKSI PELANGGARAN
1 Tidak memasukkan baju. 2  Dicatat dan dinasehati guru BP 
2 Tidak memakai kaos kaki  2  Dicatat dan dinasehati guru BP 
3 Tidak memakai ikat pinggang  2  Dicatat dan dinasehati guru BP 
4 Seragam/atribut sekolah tidak lengkap/sesuai  4  Dicatat dan dinasehati guru BP 
5 Tidak memakai sepatu hitam.  10  Dicatat dan dinasehati guru BP 
6 Berambut panjang terberai/kucir (putri) Dicatat dan dinasehati guru BP
7 Berambut gondrong/kucir/gundul(putra)  Dicatat dan dinasehati guru BP 
8 Bertindik/memakai anting-anting(putra)  20  Dicatat dan dinasehati guru BP, barang disita
9 Memakai gelang/kalung/aksesoris emas/lainnya(putra)  10  Dicatat dan dinasehati guru BP,barang disita.
10 Angota badan ditato 20  Dicatat dan dinasehati guru BP,barang disita.
11 Mewarnai rambut,mengecat kuku 10  Dicatat diberi peringatan tertulis,pewarna dihapus.
12 Bersolek/berhias/dandan berlebihan. 10  Dicatat diberi peringatan tertulis.
13 Pakaian transparan/tipis 10  Dicatat diberi teguran tertulis, pakaian diganti
14 Pakaian ketat,rok/celana diatas lutut.Menggunakan rok/celana di pinggul 10  Dicatat diberi teguran tertulis, pakaian diganti
15 Memakai tas sekolah yang di coret-coret/disetempeli setiker-setiker/bukan tas sekolah 10 Dicatat diberi peringatan tertulis,dan tas disita.

 

Apabila seorang siswa tidak hadir hingga tiga hari berturut-turut tanpa pemberitahuan/izin dari orang tua., perlu tindakan guru BP ,wali kelas kunjungan kerumah untuk dicari tahu sebabnya.jika karena malas yang bersangkutan diberi point 15 dan sanksi,tetapi jika karena terkait masalah kesehatan dan hal lain yang tidak dapat diatasi,siswa tidak dikenai/sanksi.

Hal-hal lain yang belum termuat dalam peraturan / tata tertib ini akan diputuskan dalam rapat dewan guru .

  • SISKA (SISTEM INFORMASI AKADEMIK) DARI TELKOMSEL DI SMA NEGERI 11 MEDAN

    SISKA (SISTEM INFORMASI AKADEMIK) DARI TELKOMSEL DI SMA NEGERI 11 MEDAN

    Telkomsel kembali menunjukkan komitmen untuk mendukung penuh peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia melalui penerapan layanan digital pada siswa sekolah. Tingginya pengguna layanan digital pada kalangan siswa mendorong Telkomsel untk memanfaatkan aplikasi mobile digital untuk menunjang pendidikan menjadi alasan diluncurkannya aplikasi sistem informasi pendidikan. SISKA (Sistem Infrmasi Akademik), merupakan program Telkomsel yang telah diluncurkan dan di… Selanjutnya »
  • Merayakan HUT ke-71 RI, SMAN 11 Medan Gelar Pertandingan Olahraga

    Merayakan HUT ke-71 RI, SMAN 11 Medan Gelar Pertandingan Olahraga

    Medan (SIB)- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia (RI), SMA Negeri 11 Medan melaksanakan berbagai pertandingan olehraga, Adiwiyata antar kelas dan pesta rakyat. Hal itu dikatakan Staf Wakasek Kesiswaan yang juga Wakil Ketua Pelaksana HUT ke-71 RI SMAN 11 Medan, Supraba Ika Sari SPd MSi MPd kepada SIB, Selasa… Selanjutnya »
  • Gebyar Kreativitas Siswa 2017 SMAN 11 Medan Dimeriahkan Antraksi Pencak Silat

    Gebyar Kreativitas Siswa 2017 SMAN 11 Medan Dimeriahkan Antraksi Pencak Silat

    Medan (SIB) -Gebyar kreativitas siswa SMAN 11 Medan 2017 dan kompetisi Bahasa Inggiris se-Sub Rayon 11 Medan, Jumat 3-4 Februari 2017 dimeriahkan dengan antraksi pencak silat dari beberapa siswa berprestasi, di antaranya Tiessya Windari (juara 1 kategori tuggal putri O2SN tingkat Provinsi) dan tari persembahan Azizi. Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Provsu Dra Hamidah br Pasaribu… Selanjutnya »
  • Siswa SMA Negeri 11 Ini Libatkan Semua Siswa dalam Kegiatan Keagamaan

    Siswa SMA Negeri 11 Ini Libatkan Semua Siswa dalam Kegiatan Keagamaan

    Laporan wartawan Tribun Medan/ Wiwi Deriana TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebagai bagian dari Badan kenaziran mushola Darul I’lmi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 11 Medan dan Ketua Divisi Agama di OSIS , Adi Hartono, rutin mengadakan kegiatan hari besar Agama Islam di sekolah. Ia menuturkan kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan ketaqwaan semua siswa sekolah kepada Tuhan… Selanjutnya »
  • Siswa Berprestasi SMA N 11 Medan Ini Latih Kemampuan Kepemimpinan di OSIS

    Siswa Berprestasi SMA N 11 Medan Ini Latih Kemampuan Kepemimpinan di OSIS

    Laporan wartawan Tribun Medan/ Wiwi Deriana TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menjadi ketua OSIS di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 11 Medan, dikatakan Wisnu merupakan kesempatannya untuk melatih kemampuan sebagai pemimpin. Di sini ia juga bisa semakin meningkatkan prestasinya. Karena itu, saat melihat ada kesempatan menjadi Ketua OSIS ia mencalonkan diri dan terpilih. "Menjadi Ketua OSIS mengajarkan… Selanjutnya »